Pendekar Aneh
Jilid 1 : Bocah Seribu Aneh
Bagian - I - Kelahiran
Langit begitu mendung. Awan sudah berwarna hitam kelam. Matahari tak menampakkan sinarnya setitikpun. Kelam, semua gelap, entah bermakna apa. Hanya Dia saja yang tahu apa maknanya. Para penduduk berkeliaran diluar rumah untuk melihat apa gerangan yang terjadi.
Hari itu adalah hari yang paling aneh. Sepanjang waktu yang pernah dilewati, belum pernah ada kejadian seperti itu. Biasanya kalau ada kejadian aneh, para penduduk desa yang lebih percaya pada mitos kuno, selalu menunggu diluar rumah untuk meminta berkah pada kejadian aneh itu. Hi… itu kan syirik!
Langit kian pekat bagai menjelang malam, berangsur-angsur mengelam dan makin gelap. Di ufuk barat sana, petir berkeredepan dengan ganasnya. Sebuah pohon beringin yang berusia puluhan tahun tersambar. Tapi tunggu dulu! Biasanya kalau pohon kesambar petir, tentunya hangus, gosong! Atau setidaknya ada hangus dan item-itemnya sedikit. Tapi ini malah sebaliknya. Pohon beringin tadi, bukannya tumbang dan berubah warna, malah kelihatan semakin hijau. Yang lebih aneh, dengan lambat tapi pasti, daunnya berubah menjadi kuning. Tapi bukan kuning layu, tapi kuning keemasan. Warna yang memancarkan sinar kewibawaan dan keangkuhan.
Jilid 1 : Bocah Seribu Aneh
Bagian - I - Kelahiran
Langit begitu mendung. Awan sudah berwarna hitam kelam. Matahari tak menampakkan sinarnya setitikpun. Kelam, semua gelap, entah bermakna apa. Hanya Dia saja yang tahu apa maknanya. Para penduduk berkeliaran diluar rumah untuk melihat apa gerangan yang terjadi.
Hari itu adalah hari yang paling aneh. Sepanjang waktu yang pernah dilewati, belum pernah ada kejadian seperti itu. Biasanya kalau ada kejadian aneh, para penduduk desa yang lebih percaya pada mitos kuno, selalu menunggu diluar rumah untuk meminta berkah pada kejadian aneh itu. Hi… itu kan syirik!
Langit kian pekat bagai menjelang malam, berangsur-angsur mengelam dan makin gelap. Di ufuk barat sana, petir berkeredepan dengan ganasnya. Sebuah pohon beringin yang berusia puluhan tahun tersambar. Tapi tunggu dulu! Biasanya kalau pohon kesambar petir, tentunya hangus, gosong! Atau setidaknya ada hangus dan item-itemnya sedikit. Tapi ini malah sebaliknya. Pohon beringin tadi, bukannya tumbang dan berubah warna, malah kelihatan semakin hijau. Yang lebih aneh, dengan lambat tapi pasti, daunnya berubah menjadi kuning. Tapi bukan kuning layu, tapi kuning keemasan. Warna yang memancarkan sinar kewibawaan dan keangkuhan.